Kampar, BerkasRiau.com – Kepala Desa Muara Jalai, Muhammad Yani, meluruskan kebenaran terkait mobil ambulance merk wulling mogok yang sempat viral di media sosial sekarang ini tidak benar.
Kejadian tersebut tidak benar adanya, ambulance nya tidak mogok, hanya saja kuncinya terbawa oleh saya karena bertukar mobil saat sampai di panam, ucap Muhammad Yani, kepada awak media di Caffe Zacky Dicky Bangkinang Kota. Sabtu, (12/12/2020).
“Saat beberapa meter tertinggal ambulance tadi langsung mati mesinnya, dikarenakan kunci tinggal di saku celana saya. Saat itu juga baru saya sadari dan langsung memberikan kunci nya terhadap supir. Mobil ambulance merk wulling ini sangat canggih, memiliki kunci sensor 45 meter saja dipisahkan kunci nya otomatis mati mesinnya,” ucapnya.
Lanjut Yani, sebelumnya niat kami ke Pekanbaru membawa ambulance ini untuk melakukan servis di dealer resmi wulling, sesuai dengan arahan orang pabrik kan, dengan menggunakan 2 mobil, ucapnya.
Ia berharap kepada penggiat media sosial agar tidak mudah menerima berita hoax yang tidak jelas sumber kebenaran nya dan tidak dapat di pertanggung jawabkan, ucapnya. (red)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita