Home / Daerah / ROKAN HILIR / Dandim 0321/Rohil Dampingi Danrem 031/WB Hadiri Puncak Event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi

Dandim 0321/Rohil Dampingi Danrem 031/WB Hadiri Puncak Event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi

ROHIL –Berkasriau.com– Acara Puncak Event Nasional Festival Bakar Tongkang Tahun 2026 berlangsung megah dan meriah, Rabu (1/7/2026) pukul 13.00 WIB s.d. 18.00 WIB di Kota Bagan Siapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.

Momen sakral pembakaran replika tongkang pukul 17.20 WIB di Jalan Kopi Baik-Baik disaksikan langsung puluhan masyarakat Tionghoa, wisatawan domestik, hingga mancanegara. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir aman, tertib, dan kondusif tanpa insiden menonjol.

Puncak Bakar Tongkang 2026 jajaran TNI-Polri diantaranya Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han, Danrem 031/WB dan Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H, Wakapolda Riau tiba di Taman Budaya Purna MTQ, Komplek Perkantoran Batu Enam, pukul 12.30 WIB didampingi Ny. Duma Hengki Haryadi dan Ny. Diah Ino Harianto.

Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi, S.Hub.Int bersama Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H, Wabup Jhony Charles, B.B.A., M.B.A, dan Tokoh Masyarakat Tionghoa Sugianto alias Raja Baut menyambut langsung rombongan.

Kehadiran Dandim 0321/Rohil bersama Danrem dan Wakapolda menegaskan bahwa TNI AD, khususnya Kodim 0321/Rohil, menjadi unsur utama dalam perencanaan, pengamanan, dan pengawalan seluruh rangkaian event budaya nasional ini.

Usai penyambutan, pukul rombongan Danrem dan Wakapolda bertolak ke kediaman Sugianto di Jalan Mawar. Di sana dilaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Tionghoa dan makan siang bersama sebagai wujud keharmonisan TNI-Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

Kemudian rombongan bergerak ke Klenteng Ing Hok King di Jalan Kelenteng. Dari titik inilah, pukul 16.10 WIB replika tongkang simbolis mulai diarak menuju lokasi pembakaran.

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang Jalan Aman, Jalan Merdeka, hingga Jalan Kopi Baik-Baik untuk mengiringi arak-arakan. Sorak-sorai, barongsai, dan lantunan doa mengiringi tongkang hingga tiba di lokasi pembakaran pukul 16.50 WIB.

Sementara itu, Danrem 031/WB dan Wakapolda Riau beserta rombongan meninggalkan Klenteng pukul 16.14 WIB menuju Taman Budaya Purna MTQ. Pukul 16.39 WIB, helikopter take off membawa rombongan kembali ke Pekanbaru.

Di lokasi pembakaran, suasana semakin padat. Tamu undangan yang hadir diantaranya Kementerian Pariwisata RI diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda, Kusdiana Lusi Kartikasari, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam beserta istri, Kajari Rohil diwakili Kasi Intelijen Alfriwan Putra, S.H., M.H, Unsur Forkopimda, Pimpinan BUMN/BUMD, Perbankan serta tokoh masyarakat Sugianto beserta istri dan ribuan masyarakat umum.

Tamu undangan menempati tribun kehormatan, para pejabat menaiki replika tongkang untuk doa bersama, dan pukul 17.20 WIB api mulai membakar replika tongkang.

Tongkang yang terbakar diiringi doa keselamatan menjadi simbol pelepasan energi negatif, tolak bala, dan harapan akan rezeki serta keberkahan setahun ke depan bagi masyarakat Bagansiapi. Momen ini disambut tepuk tangan dan sorak riuh puluhan penonton.

Dibalik kemeriahan, ratusan personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan dikerahkan penuh. Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi memastikan titik-titik rawan, jalur arak, parkir, dan lokasi keramaian dijaga ketat sejak pagi.

“Kami dari Kodim 0321/Rohil bersama Polri, Pemda, dan panitia berkomitmen penuh mengawal budaya. Alhamdulillah, sinergitas yang terbangun sangat solid. Pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, dan pengendalian massa berjalan optimal. Tidak ada gangguan kamtibmas, tidak ada kejadian menonjol,” tegas Dandim di sela pengamanan.

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni juga menyampaikan hal senada. Soliditas Forkopimda dan dukungan masyarakat menjadi faktor utama kelancaran event bertaraf nasional ini.

Keberhasilan puncak Bakar Tongkang menegaskan kembali posisi event ini sebagai agenda wisata nasional dan tradisi luhur masyarakat Tionghoa Rokan Hilir. Dengan dukungan Kemenpar RI melalui program Kharisma Event Nusantara/KEN, Bakar Tongkang kini naik kelas dan semakin dikenal dunia.

“Festival ini bukan hanya ritual, tapi juga media pelestarian budaya, penguat kerukunan antarumat beragama dan antaretnis, serta penggerak UMKM, kuliner, perhotelan, dan transportasi di Rokan Hilir,” ujar salah satu panitia Yayasan Swastika.

Pukul 18.00 WIB, seluruh rangkaian resmi ditutup. Api padam, namun semangat persatuan dan kebanggaan masyarakat Bagansiapiapi tetap menyala.(Cr5)

print

About ar_admin