ROHIL,BerkasRiau com – Material pasir dan batu kerikil menjadi keluhan masyarakat para pengguna jalan. Pasalnya tumpukan material bangunan tersebut berada langsung di badan jalan pusat kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.
Pantauan berkasriau, tumpukan material tersebut tak jauh dari persimpangan tepatnya jalan Mawar menuju Jalan Sumatra Laut di Kelurahan Bagan Kota.
Informasi yang di peroleh berkasriau, menyebutkan adanya tumpukan material bangunan itu sejak tahun 2025. Pemilik material bangunan tersebut seorang pengusaha ternama W seolah kebal ‘Hukum’.
Hal itu dikeluhkan sejumlah pengguna jalan, terutama masyarakat yang dari arah jalan Sumatera Laut menuju jalan Merdeka kota Bagansiapiapi.
“Kondisi itu bisa mengancam keselamatan pengguna jalan. Tumpukan material itu harus disingkirkan dari badan jalan,” ungkap seorang pengguna jalan mengaku bernama Rido yang melintas kepada berkasriau, Senin (12/1).
Menyikapi kondisi membahayakan itu, para pengguna jalan pun meminta pemilik material bangunan tersebut untuk memperhatikan keselamatan orang banyak, terutama pengguna jalan.
“Misalnya pada malam hari, sepeda motor atau mobil lampunya bermasalah, bisa saja menabrak tumpukan material tersebut. Kalau terjadi apa apa dengan pengguna jalan siapa yang bertanggung jawab, apa pihak pemilik material bangunan mau bertanggung jawab,” sebutnya.
Rido menambahkan meminta pemerintah dan instansi terkait jangan ‘tutup mata’ segera turun ke lokasi untuk mengambil langkah tegas terhadap pemilik material bangunan yang dilakukan itu.
Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemda Rokan Hilir Acil Rustianto dikonfirmasi, Senin (12/1/2025) mengatakan pihaknya akan turun menindaklanjuti dan memanggil pemilik terkait tumpukan material tersebut.
“Besok kita tindaklanjuti terkait tumpukan material bangunan itu dan memanggil pemiliknya,” kata Acil.(ton)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita