Thursday , July 18 2024
Home / Lingkungan / Dana CSR Keliru, Kapala Desa vs Perusahaan Saling Tuding
lokasi limba

Dana CSR Keliru, Kapala Desa vs Perusahaan Saling Tuding

KAMPAR(BerkasRiau.com) – Sudah cukup lah penderitaan yang ditanggung oleh masyarakat Desa Kampar, seperti pepatah sudah terjatuh dihimpit tangga pula, sudahlah air sungai yang dijadikan sebagai kebutuhan sehari-hari dicemari oleh limbah PT Malindo Feed Mild (MFM), malah masyarakat setempat juga tidak mendapat Dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Padahal perusahaan pengembangan pembibitan ayam potong yang beroperasi di Desa Kampar Kecamatan Kampa itu sejak Tahun 2014, sudah sepatutnya pihak perusahaan menyalurkan CSR kepada masyarakat setempat, namun hal itu tidak pernah dilakukan oleh pihak perusahan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Kampar, Lukman Effendi ketika ditemui diruang kerjanya, Jum’at (18/11) di Kampar.

Dikatakan, pihaknya telah beberapa kali meminta partisifasi dan kepedulian pihak perusahaan dalam penyantunan anak yatim melalui proposal, namun tidak pernah direalisasikan.

“Kami juga pernah memutus alur tranportasi perusahaan sebagai upaya agar pihak perusahaan peduli dengan masyarakat sekitar, upaya itu juga sia-sia,” ujarnya.

“Kalau pihak perusahaan terus bersikap seperti ini, kita khawatir warga lingkungan perusahaan akan marah dan berbuat anarkis,” tambahnya.

Sementara itu, Humas PT MFM Irwan kepada media ini mengatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan dana CSR perusahaan melalui pihak Desa.

“Mengenai CSR, tanya saja langsung dengan Kepala Desa”, ujar Irwan. (Syailan Yusuf)

Editor : Defrizal

print