Saturday , April 10 2021
Home / Daerah / KEPULAUAN MERANTI / Sempat Buang Barang Bukti, Seorang Pengedar Sabu di Selatpanjang Ditangkap Polisi

Sempat Buang Barang Bukti, Seorang Pengedar Sabu di Selatpanjang Ditangkap Polisi

Meranti, BerkasRiau.com – Bisnis terlarang seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial Tr alias T (31) berakhir di tangan petugas dari Sat Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti. Dia ditangkap di rumahnya Jalan Nusa Indah, Selatpanjang Selatan, Rabu (31/3/2021) malam.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, tersangka berhasil ditangkap sekitar pukul 22.05 WIB, setelah polisi melakukan pengintaian.

Pada saat dilakukan penggeledahan oleh aparat, tersangka sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya dengan membuang barang bukti sabu yang akan diedarkan tersebut.

Namun setelah dilakukan penyisiran di lokasi, barang bukti sabu seberat 0,44 gram berhasil ditemukan oleh petugas di bawah jendela kamar rumah. Tersangka pun tidak bisa mengelak perbuatannya.

“Saat ini terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Eko Wimpiyanto, Kamis (1/4/2021).

Kepada polisi, tersangka mengaku barang haram tersebut didapatnya dari seorang pria berinisial K (DPO) yang beralamat di Pekanbaru, untuk diedarkan dan dijual di seputaran Selatpanjang, Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Jadi peran tersangka adalah sebagai pengedar,” kata perwira menengah dengan pangkat dua melati di pundak itu.

Selajutnya, Eko mengingatkan masyarakat khususnya di Kepulauan Meranti untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba. Sebab, kata dia, selama ada permintaan maka para pelaku akan tetap memproduksinya.

“Perlu dukungan seluruh masyarakat agar kita bisa memberantas narkoba ini,” ujarnya. (AR)

print

Check Also

Hasil Operasi Antik, Polisi Kepulauan Meranti Tangkap 18 Tersangka Kasus Narkoba

Meranti, BerkasRiau.com – Polres Kepulauan Meranti, Riau, gelar jumpa pers beberkan hasil Operasi Antik Lancang …