Saturday , June 6 2020
Home / Daerah / K A M P A R / Kampar terbuncit Kedua Penerima Bantuan Covid-19 dari Pemprov Riau

Kampar terbuncit Kedua Penerima Bantuan Covid-19 dari Pemprov Riau

Kampar, BerkasRiau.com – Alokasi bantuan keuangan pemerintah provinsi Riau kepada pemerintah Kabupaten Kampar, untuk penanganan dampak sosial corona virus disease 2019 (Covid-19), yang bersumber dari APBD provinsi Riau tahun anggaran 2020, terbuncit kedua setelah Kabupaten Pelalawan.

Politisi PKS daerah pemilihan (Dapil) Kampar, Ardiansyah merasa kecewa akan bantuan penanganan Covid-19 untuk Kabupaten Kampar. “Kami sangat menyayangkan kecilnya bantuan untuk Kabupaten Kampar,” ujarnya, Jum’at (22/5/2020) malam.

“Aleg PKS Ardiansyah, saat berbuka puasa dengan sabahatnya di Bangkinang Kota, Jum’at 22/ 5/ 2020.

Provinsi Riau harusnya bijak, karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) merupakan usulan dari Pemprov Riau ke Kementerian bukan dari Kabupaten Kampar, karena Kampar sebenarnya belum siap.

Ia berharap, ada penambahan bantuan keuangan pemerintah provinsi Riau kepada pemerintah Kabupaten Kampar untuk penanganan dampak sosial Covid-19 dengan mempertimbangkan kondisi wilayah dan jumlah penduduk.

“Kampar kan berbatas langsung dengan Kota Pekanbaru, ucap Ardiansyah dan jumlah penduduknya pun hampir imbang, mungkin ini bisa menjadi pertimbangan”.

Diketahui, berdasarkan surat keputusan Gubernur Riau Nomor: kpts. 848/V/2020, tanggal 19 Mei 2020, Gubernur Riau mengalokasi bantuan keuangan pemerintah provinsi kepada pemerintah Kabupaten/Kota untuk penanganan dampak sosial coronavirus disease 2019 yang bersumber dari APBD provinsi Riau tahun anggaran 2020.

Ini urutan penerima alokasi bantuan Kabupaten/Kota di Riau dimulai dari penerima bajtuan terbesar yakni, Kabupaten Rokan Hilir sebesar Rp 29.647.800.000, Kota Dumai Rp 29.515.509.000, Kota Pekanbaru Rp 26.695.800.000, Kabupaten Bengkalis Rp 20.415.600.000, Kabupaten Indragiri Hulu Rp 18.342.000.000, Kabupaten Siak Rp 16.230.600.000.

Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hilir Rp 12.985.200.000, Kabupaten Kepulauan Meranti Rp 10.215.000.000, Kabupaten Rokan Hulu Rp 7.842.600.000, Kabupaten Kuantan Singingi Rp 7. 637.400.000, Kabupaten Kampar Rp 6.228.000.000 dan Kabupaten Pelalawan Rp 5.848.200.000. (Syailan Yusuf)

print

Check Also

Pungli Tenaga Banpol Satpol PP di PD BPR Sarimadu Mulai Terungkap

Kampar, BerkasRiau.com – Dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap 21 pegawai tidak tetap atau tenaga Banpol …