ROHIL,BerkasRiau.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) telah membentuk panitia tim satuan tugas pengawasan untuk hewan kurban yang akan dikurban pada Idul Adha 1441 H / 2020 M.
“Tim Satgas dilibatkan untuk pendataan hewan kurban di lapangan, dan karena tahun ini Covid-19 maka ada aturan dari Dirjen Peternakan sesuai protokol kesehatan,” Kepala Dinas KPP Rohil melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Yunisman, S.Pi Rabu (8/7/2020) di Bagansiapiapi.
Ia menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban yang layak di kurban akan diberi label dan berlangsung sampai pemotonganya kurban itu mulai dilaksanakan menjelang perayaan H-4 dan H+2 Idul Adha.
“Kita akan sampaikan melalui brosur dan stiker yang ditempelkan pada hewan kurban sesuai hasil pemeriksaan petugas di lapangan. Intinya ini untuk keamanan pangan supaya hewan kurban layak untuk dikonsumsi,” terang Yunisman.
Satgas pengawas hewan kurban, kata dia, diberikan SK oleh Kepala Dinas KPP Roahil antara lain enam orang dokter hewan dan 12 sarjana peternakan. Petugas ini merupakan penyuluh di lapangan.
“Kita sudah mulai bergerak untuk survei ke masjid dan mushola terkait data panitia hewan kurban,” katanya.
Menurut Yusniman, zaman teknologi saat ini juga memudahkan untuk berkomunikasi dengan panitia hewan kurban di setiap kecamatan maupun desa sehingga memudahkan mendapat informasi.
“Hewan yang sudah diberi label berarti itu sudah diperiksa oleh petugas di lapangan, namun dengan jumlah petugas terbatas akan dibantu oleh petugas PPL pertanian untuk mengcover wilayah perairan seperti Kecamatan Palika,” ucapnya.
Yusniman menambahkan, pihaknya juga menyatakan siap membantu apabila diminta untuk melakukan pemeriksaan hewan ternak dan per tiga bulan sekaligus rutin memberikan vitamin untuk kesehatan pada hewan.
“Hewan ternak kita juga sudah surplus artinya daging hewan tersebut bagus dan layak untuk dikonsumsi sehingga diperjualbelikan ke wilayah Riau lainnya seperti Kota Dumai dan hampir 80 persen daging hewannya berasal dari Rohil,” katanya.(ton)