Thursday , April 3 2025
Home / Riau / Kapolda Riau Pimpin Apel Siaga Jelang Pelantikan Presiden

Kapolda Riau Pimpin Apel Siaga Jelang Pelantikan Presiden

Pekanbaru,BerkasRiau.com– Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memimpin apel kesiapan perlengkapan dan peralatan pasukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Ir H Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, pada 20 Oktober 2019, mendatang.

Apel kesiapsiagaan perlengkapan perorangan dan peralatan pasukan menjelang pelantikan Presiden dan Wapres dilaksanakan, Senin (14/10/2019) pagi, di lapangan apel Brimob Polda Riau Jalan KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru.

Turut hadiri apel tersebut oleh Wakapolda Riau, Brigjen Wahyu Widada, Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta diikuti seluruh peserta apel lebih dari 2000 Personil Polda Riau.

“Kita siapkan kesiapsiagaan kita menjelang tanggal 20 nanti. Jaga Harkamtibmas dengan baik,” ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Disebutkanya, dalam melakukan pengecekan kelengkapan personil Brimob, mulai dari sisa jumlah amunisi gas air mata, juga kelengkapan kopel tanpa harus lengkap, seperti senjata, borgol, senter, tongkat dan lain lain.

“Jika ada kekurangan amunisi segera laporkan. Kemudian personil SPN harus menjadi contoh bagi siswa serta latihan setiap harinya secara kontinu,” ucapnya.

Kapolda menegaskan, bagi intel yang membawa senjata harus dikendalikan penggunaan senjata bagi intelmob jika mereka sudah terdesak bukan saat penanganan massa.

“Standar dari Resmob harus dipertahankan kemampuanya. Bantu pasukan Brimob untuk menghadapi pelantikan Presiden dan Wapres,” kata Kapolda.

Selain itu, khusus pasukan penanggulangan huru hara (PHH) Brimob harus bisa memainkan perannya dalam penanganan massa. Lalu cek kesiapan kapal, safety, dan operasional kapal dan susunan isi kopel agar diseragamkan.

“Sesuaikan dengan aturan yang berlaku. Pam Obvit agar dilengkapi perlengkapan kopelnya,” jelas Kapolda.

Dia meminta, untuk Reskrim saat penyerahan tersangka ke PJU agar memakai baju Reskrim rapi. Agar di dokumentasi bisa dibedakan mana tersangka dan penyidik.

Kapolda juga memberikan apresiasi bagi personil yang telah menunjukkan dedikasi kerja yang baik.

“Jadikan keberhasilan sebagai awal yang baik. Pertahankan dan tingkatkan,” tuturnya.

Selanjutnya, Kapolda memberi penekanan, mulai dari first line supervisor harus mampu menjalankan misi dengan benar, menjelaskan tugas kepada anggota dengan baik.

“Harus mampu memastikan tidak ada ketidakpastian dalam tugas. Sebagai kontrol dan mampu memberikan arahan kepada anggota secara efisien,” tutupnya. (ton).

print