Sunday , March 30 2025
Home / Lingkungan / BKSDA Riau akan Bangun Kemitraan Konservasi Hutan di Kampar

BKSDA Riau akan Bangun Kemitraan Konservasi Hutan di Kampar

BANGKINANG, BerkasRiau.com – Balai Besar Konversi Sumber Daya Alam (BKSDA) provinsi Riau akan membangun Kemitraan konservasi Hutan di Salah Satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni di 5 Desa yang ada di Kampar Kiri Hulu yakni Desa Air Kuning, Gajah Bertalut, Batu Sanggan, Terusan Dan Muara Bio.

Bupati Kampar Azis Zaenal menyambut baik dan sangat bersyukur dengan rencana tersebut, karena dengan dibangunnya kemitraan konservasi yang akan membuat destinasi wisata Dan membuka akses jalan otomatis akan sangat menguntungkan masyarakat kita.

Begitu dikatakan Azis saat mengadakan rapat bersama kepala Balai BKSDA Suharyono yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Kampar, Selasa (6/3) yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto
Ditambahkan Azis, untuk langkah awal rencan pembangunan konservasi kemitraan ini, kita harus membuat grand desain tentang aktivitas apa yang kedepannya yang akan kita buat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“ Kita akan buat scedule, persiapkan data yang lebih lengkap tentang kemitraan konservasi, lahan 17000 hektar yang akan kita jadikan sebagai target kemitraan konservasi, harus kita pastikan apakah bisa total kita jadikan sebagai lahan kemitraan konservasi karena ada yang sudah diolah oleh masyarakat”, ujar Azis

Ditambahkan Azis, untuk pengembangan wisata alam, kita punya sumber daya alam yang bagus untuk dijadikan objek wisata, selanjutnya buatlah tahapan apa saja yang akan kita laksanakan, lalu membuat analisa dan usulan, dengan mengundang kades dan camat.

Sementara itu kepala BKSDA Propinsi Riau , Suharyono mengatakan bahwa sesungguhnya banyak potensi Alan kabupaten Kampar yang bisa kita gali jika kita bisa membedakan antara hutan lindung Dan hutan konfersi, untuk itu kita harus jeli dan berkonsultasi dengan kementrian untuk mengetahuinya agar nantinya Sumber daya Alam yang kita miliki dapat kita gali yang nantinya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masayarakat. (humas).

print