Friday , April 4 2025
Home / Daerah / ROKAN HULU / Listrik Sering Padam, Masyarakat Rohul Mengamuk dan Merusak Kantor PLN
Massa yang protes pemadaman listrik di Rohul (Chaidir Anwar T/detikcom)

Listrik Sering Padam, Masyarakat Rohul Mengamuk dan Merusak Kantor PLN

ROKAN HULU, BerkasRiau.com – Masyarakat di Kecamatan Ujung Batu, Kab Rokan Hulu (Rohul) Riau tadi malam mengamuk. Mereka marah saat malam hari bulan Ramadan terjadi pemadaman listrik.

Dilansir dari detikcom, aksi ini dilakukan warga Ujung Batu pada, Minggu (28/5/2017) malam hari usai berbuka puasa. Latar belakangnya, sejak sore hingga malam hari listrik di seluruh kecamatan tersebut padam total.

Tidak terima atas pemadaman listrik ini, ratusan warga berdemonstrasi di Kantor Sub Rayon Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ujung Batu. Warga marah atas pemadaman tersebut. Mereka pun melempari Kantor Sub Rayon PLN setempat dengan batu. Sejumlah kaca jendela kantor hancur berantakan.

“Warga di sini sudah muak melihat pemadaman listrik. Ini bukan kali pertama terjadi, tapi sudah sering listrik padam, mau siang mau malam. Kami kecewa bulan Ramadanpun listrik tetap padam,” kata Rohadi (35) salah seorang warga.

Humas PLN Area Pekanbaru, Komang, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pemadaman yang terjadi akibat terjadi gangguan pada jaringan yang mengakibatkan black out (keluar dari sistem) jaringan.

“Tim kami di lapangan lagi menelusuri gangguan jaringan tersebut,” kata Komang.

Masih menurut Komang, akibat demo memang ada kerusakan kantor PLN. “Kaca kantor kami ada yang dirusak,” kata Komang.

Pihaknya tidak ada niat untuk melakukan pemadaman. Pemadaman yang terjadi juga bukan karena pemeliharaan jaringan atau defisit daya, namun murni akibat gangguan yang diluar kendali PLN.

“Ini semata-mata ada gangguan yang tiba-tiba yang tidak bisa diprediksi. Kami dari mohon maaf atas ketidak nyamanan ini ke warga Ujung Batu khususnya,” kata dia.

Kata dia, jaringan listrik yang ada di Ujung Batu belum masuk dalam jaringan interkoneksitas. Untuk Ujung Batu masih memakai pembangkit PLTD.

“Di sana masih dalam sistem isolated yang disuply dari pembangkit Sei Kuning,” tutup Komang. (cha/dnu/detik.com).

print