Wednesday , May 22 2024
Home / Daerah / PEKANBARU / Rekaman Lurah di Pekanbaru Kampanyekan Firdaus, Kecam Jokowi dan Jefri Noer

Rekaman Lurah di Pekanbaru Kampanyekan Firdaus, Kecam Jokowi dan Jefri Noer

PEKANBARU, BerkasRiau.com – Lukman Hakim, Lurah Sungai Sibam Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru diduga terlibat dalam kampanye memenangkan Pasangan Calon Firdaus MT dan Ayat Cahyadi pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Pekanbaru 2017.

Selain itu Lukman juga mengecam program Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli, Red) yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi, Red) dan mengecam kepemimpinan Mantan Bupati Kampar Jefri Noer yang menonjobkan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kampar.

Berdasarkan rekaman yang diterima GagasanRiau.Com, Lukman Hakim menyampaikan kecaman tersebut pada saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar 1 Februari 2017.

Didalam rekaman tersebut, terdengar dengan lantang Lukman menyatakan akan berhenti jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS, Red) jika Paslon Firdaus MT dan Ayat Cahyadi tidak menang pada pemilihan Walikota Pekanbaru pada 15 Februari 2017.

Berikut link rekamannya Lukman Hakim Lurah Sungai Sibam Payung Sekaki Ini Memaki Jokowi Karena Saber Pungli

“Kalau Pak Wali tak menang, saya berhenti jadi Lurah, berhenti jadi pegawai negeri,” katanya dengan sesumbar dalam rekaman tersebut.

“Apalagi sekarang Saber Pungli, sapu bersih pungli. 50 ribu saja di photo pak, ditahan di Polda, itu ngeri sekarang,” katanya lagi.

“Ajang pemilihan ini, membunuh karakter pegawai negeri, anak saya di Bangkinang, tak satupun dipakai, dibunuh semua pak. Akhirnya Pak Walikota (Firdaus, Red) di ambil orang ini, ditaruh di Pekanbaru. Di Bangkinang ada anak saya IPDN di nonjobkan. Ngeri ndak Rojab tu, di Bangkinang Jefri Noer itu Rojab dipanggil orang pak,” curhat Lukman dalam rekaman tersebut.

“Dibunuh semua pak, daripada saya dibunuh, mati pelan-pelan, berhenti saja, usaha lagi kan. Sekarang karena situasi rasionalisasi uang, uang Jokowi (Joko Widodo, Red) memang azab kita dibuatnya. Jokowi entah macam mana, pokoknya Lurah 50 ribu Saber Pungli,” keluhnya lagi.

“Lima puluh ribu rupiah pun kena Saber Pungli, entah Jokowi,” kata Lukman.

Saat di hubungi oleh GagasanRiau.Com Selasa malam (21/2/2017) ke sambungan telepon genggamnya ke nomor 0852637XXXX sempat mengangkat telepon namun dengan bahasa daerah ia menjawab singkat. “Apo lo disobuik-sobuik” katanya sambil memutuskan sambungan telepon.

Ketika dihubungi kembali ke nomor yang sama Lukman Hakim kembali mengangkat. “Usah sobuik, usah engkau isau (Tak usah sebut, tak usah kamu risau, Red),” jawab Lukman sambil memutuskan sambungan telepon genggamnya. (gagasanriau.com).

Editor: Defrizal

print