ROHIL-BerkasRiau.com – Roda pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir dinilai berada di ambang kehancuran. Lambatnya realisasi pembangunan dan menumpuknya tunda bayar jadi sorotan.
Aktivis Muhammad Fadli mempertanyakan kinerja Sekretaris Daerah H. Fauzi Efrizal yang sudah 3,8 tahun menjabat.
Kritik terhadap kinerja pemerintahan Pemkab Rokan Hilir kembali menguat. Publik menilai birokrasi berjalan lambat dan pembangunan infrastruktur tidak optimal.
Muhammad Fadli menyebut, dalam 3 tahun 8 bulan masa jabatan H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si sebagai Sekretaris Daerah, efektivitas kerja dan koordinasi pemerintahan hanya sebatas retorika.
“Kita tahu beliau menjabat definitif sejak Januari 2023. Tapi masa jabatan yang panjang itu tidak berbanding lurus dengan capaian prestasi dan perubahan tata kelola pemerintahan yang dirasakan masyarakat,” kata Fadli kepada wartawan, Sabtu 12/09/2026.
Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan masih banyaknya masalah tunda bayar kegiatan yang belum diselesaikan. Hal itu menjadi indikasi kuat Pemkab Rohil kehilangan kemampuan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Fadli juga mengingatkan bahwa kritik terhadap kinerja Pemkab bukan kali pertama. Sebelumnya bahkan sempat terjadi aksi unjuk rasa masyarakat yang menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah.
“Untuk itu sudah sepantasnya Kepala Daerah menata ulang pejabat yang diduga kuat tidak mampu bekerja,” tegas M. Fadli melalui via WhatsApp pada Sabtu 12 September 2026.(ton)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita