Sunday , June 16 2024
Home / Daerah / K A M P A R / Hanya Miliki Dua Unit Komputer, Antrian panjang Kerap Terjadi di kantor BPJS Kesehatan Kampar

Hanya Miliki Dua Unit Komputer, Antrian panjang Kerap Terjadi di kantor BPJS Kesehatan Kampar

BANGKINANG, BerkasRiau.com- Warga menyayangkan pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kampar yang hanya memiliki 2 Unit Komputer untuk layanan BPJS kesehatan tentunya dengan fasilitas ini dapat menyebabkan antrian panjang dan memakan waktu cukup lama.

Salah seorang warga NS (32) yang mengaku telah tiga kali ke kantor BPJS Kesehatan Kampar, namun kali ke tiga baru mendapatkan kartu antrian dan itu harus menunggu lama.

“Yang ketiga kali ini saya sengaja datang pagi-pagi dari kampung dan sampai di kantor ini pukul 08.40 saya sudah mendapatkan nomor antrian lebih hampir 50, dan sayangnya hingga pukul 09.30 baru nomor antrian ke 4,” ungkapnya sesal

Dengan nomor antrian lebih dari no urut 50 sudah dapat dipastikan akan selesai pengurusan BPJS Kesehatan hingga sore harinya.

Selain itu salah seorang warga yang juga sedang antri sangat menyesalkan fasilitas BPJS di Kampar ini hanya memiliki dua unit komputer.

“Bagaimana tidak antri seperti ini, untuk pengurusan BPJS kesehatan saja masyarakat se-Kabupaten Kampar ini saja hanya dua unit komputer, pelayanan BPJS kampar jadi lambat dan kita masyarakat menghabiskan waktu untuk pengurusannya,” bebernya lagi.

Sementara itu Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kampar Mulyono kepada BerkasRiau.com saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (3/4/2018) mengatakan jumlah penduduk di Kabupaten Kampar berjumlah 800 ribu jiwa dan itu cukup dilayani oleh dua user atau dua unit komputer.

“Telah kita data seluruh penduduk di kampar dengan jumlah 800 ribu jiwa dan sebanyak 420 ribu jiwa telah mendaftar dengan BPJS kesehatan yakni 53% maka dalam aturannya hanya difasilitasi dua unit komputer saja,” ungkapnya.

Mulyono tidak mempermasalahkan antrian panjang, dengan kartu antrian dibatasi sebanyak 120 setiap harinya, bahkan sering terjadi warga yang berada jauh dari Bangkinang Kota harus kembali pulang karena tidak dapatkan kartu antrian sehingga harus menyempatkan waktu lagi untuk pengurusan BPJS Kesehatan.(wowon)

print