ROHIL_BerkasRiau.com – Tenaga Ahli Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dalam rangka monitoring program strategis nasional sektor pertanian, Selasa (19/5/2026).
Rombongan yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc selaku Tenaga Ahli Bidang Strategi Teknis dan Produksi Kementan RI tiba di Taman Edukasi DKPP Komplek Perkantoran Batu Enam, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko sekitar pukul 13.00 WIB.
Turut mendampingi Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian BRMP Provinsi Riau Dr. Agus Wahyana Anggara dan Kabid Tanam Pangan Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau R. Wisnu Handana yang mewakili Kadis.
Kedatangan rombongan disambut Sekda Rohil H. Fauzi Erizal mewakili Bupati Rohil, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriadi S.Hub.Int, Asisten I Pemkab Rohil Rahmatul Zamri Kadis DKPP Rohil Cicik Mawardi Athar, AP. M.Si, serta unsur DKPP dan PPL setempat.
Setelah berdiskusi membahas program pertanian yang lebih maju dan modern, rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi cetak sawah di Kepenghuluan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan.
Di lokasi rombongan didampingi Dandim 0321/Rohil, Kepala DKPP Rohil, Wadanramil 0321-01/Bangko Kapten Cba. (K) Karnilawati, Kabid Pertanian DKPP Rohil Muklis, SP, Penghulu Sungai Besar Antok Sutomo, Babinsa, PPL, dan perwakilan kelompok tani.
Fokus utama kunjungan meliputi peninjauan langsung program optimalisasi lahan atau cetak sawah, percepatan tanam, serta penyediaan benih dan pupuk. Rombongan juga memeriksa kesiapan sarana pendukung seperti jaringan irigasi dan fasilitas produksi, sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan untuk dicarikan solusi strategis yang akan dilaporkan kepada Menteri Pertanian.
Dari hasil peninjauan, program cetak sawah di Kepenghuluan Sungai Besar dinilai masih berjalan dan membutuhkan dukungan berkelanjutan, terutama pada kesiapan infrastruktur, percepatan pengolahan lahan, distribusi sarana produksi, serta pendampingan kepada kelompok tani agar target peningkatan produksi pangan tercapai optimal.
Kunjungan yang berakhir pukul 18.10 WIB ini menunjukkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Monitoring ini diharapkan mempercepat realisasi program pertanian di Rokan Hilir karena kendala teknis maupun administratif yang ditemukan dapat langsung ditindaklanjuti oleh Kementan RI.(ton)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita