ROHIL,BerkasRiau.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir, Riau, menyatakan siap hearing bersama Pemda Rokan Hilir mengenai permasalahan kelangkaan dan harga BBM jenis Pertalite di Bagansiapiapi.
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi B Cindy Rahmadani, Kamis (26/3/). Ia mengatakan siap untuk hearing memanggil Pemda Rohil dan pihak terkait di Kantor DPRD setempat pada Senin (30/3/2026).
“Kami akan memanggil pihak terkait dan Pemda Rokan Hilir untuk mencari solusinya terkait permasalahan kelangkaan BBM,” kata Ketua Komisi B Cindy, ketika dikonfirmasi Berkasriau, Kamis (26/3).
Cindy menjelaskan komisi B memanggil pihak terkait bersama Pemda Rohil guna menanggapi permasalahan kelangkaan dan harga BBM melonjak di tingkat pengecer capai Rp 20 ribu.
Tidak hanya itu, Komisi B akan mepertanyakan soal SPBU BUMD Pemda di Batu 4 Bagansiapiapi yang tidak beroperasi saat hearing dengan Pemda dan pihak terkait.
Cindy juga menghimbau kepada pedagang eceran BBM Pertalite maupun kios agar tidak menjual dengan harga yang tinggi, karena sangat berdampak kepada masyarakat lainnya yang kondisi ekonomi belum baik.
“Saya berharap kepada masyarakat agar tetap tenang. Jangan terpancing isu. Kami cari solusi kelangkaan BBM,” kata Cindy.
Sebelumnya, kabar beredarnya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di Kota Bagansiapiapi menjadi perbincangan dan perhatian masyarakat sekitar di daerah itu.
Sementara itu SPBU milik Pemda Rokan Hilir yang berlokasi di jalan lintas Kecamatan batu 4 di bawah naungan BUMD PT SPRH Perseroda tidak beraktivitas.
Situasi ini menuai keluhan, masyarakat terpaksa membeli BBM dengan harga tinggi, karena kelangkaan dan harga BB pertalite melonjak drastis menjadi Rp 20 ribu perliter.(ton)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita