ROHlL,BerkasRiau.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite melanda Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, saat perayaan Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Harga Pertalite di tingkat pengecer melonjak drastis menjadi Rp20 ribu per botol.
Hal ini, tentu membuat masyarakat terkejut dan terpaksa membeli dengan harga tinggi. Sementara, kebutuhan bahan bakar meningkat drastis akibat aktivitas masyarakat yang meningkat, terutama saat Idul Fitri.
Pantauan BERKASRIAU di lapangan, kelangkaan pertalite di sejumlah kios pengecer dan SPBU di Bagansiapiapi. Warga setempat mengaku untuk membeli Pertalite dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya.
“Harga pertalite mencapai Rp 20 ribu per botol besar (1,5 liter),” ungkap HK, Selasa.
Masyarakat berharap pasokan BBM segera kembali normal agar aktivitas ekonomi tidak terganggu dan harga kembali stabil. “Semoga pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat dalam mengatasi kelangkaan ini,” harap seorang warga.
Dampak Kelangkaan Pertalite: Masyarakat dan Pelaku Usaha Terimpit
Kelangkaan pertalite tidak hanya berdampak pada masyarakat umum, tapi juga pelaku usaha kecil dan pedagang yang bergantung pada kendaraan operasional. Mereka berharap pasokan BBM segera kembali normal agar aktivitas ekonomi tidak terganggu.
“Kami tidak berjualan Pertalite sudah beberapa hari terakhir karena kesulitan pasokan BBM Pertalite,” kata seorang pedagang di Bagansiapiapi.
Sedangkan YN, warga lain berharap pemerintah dapat mengambil langkah cepat untuk mengatasi kelangkaan ini. “Kami butuh BBM untuk beraktivitas, jangan biarkan kami kesulitan seperti ini,” harapnya.
Situasi ini menjadi perhatian publik, warga berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan distribusi BBM segera kembali lancar.
Pemerintah Diminta Segera Atasi Kelangkaan Pertalite
Masyarakat dan pelaku usaha di Bagansiapiapi berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan Pertalite. Mereka meminta agar pasokan BBM ditingkatkan dan harga dijaga agar tidak memberatkan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah ini, agar kami dapat beraktivitas dengan normal kembali,” tambah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Manager SPBU PT SPRH dan Direksi PT SPRH, Selasa (24/3) dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi terkait kelangkaan BBM Pertalite, kepada Berkasriau.(ton)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita