ROHIL,Berkas Riau.com – Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Diskusi Mahasiswa Rokan Hilir (Fordismarohil) akan menggelar aksi unjuk rasa ‘dobel jabatan’ di Mess Bupati Kabupaten Rokan Hilir.
Informasi yang diperoleh berkasriau berdasarkan surat pemberitahuan aksi damai dari Fordismarohil, rencana aksi unjuk rasa itu pada Senin (9/2/2026) jam 14.00 wib selesai.
Massa aksi ini akan diikuti ratusan peserta, dengan jumlah 100 orang. Perlengkapan aksi itu menggunakan mobil komando, spanduk dan bendera.
Aksi ini dilakukan Fordismarohil menduga maraknya praktik dobel jabatan yang terjadi di Lingkungan Kabupaten Rokan Hilir saat ini menjadi perbincangan hangat dan sorotan serius di tengah masyarakat.
Fenomena ini bukan hanya mencerai prinsip good governance, tetapi juga menimbulkan dugaan kuat adanya penyalahgunaan kewenangan serta pengabaian terhadap asas profesionalitas dan etika birokrasi.
Dobel jabatan dalam pemerintahan berpotensi besar menimbulkan konflik kepentingan, ketidak efektifan kinerja aparatur, ketidak adilan dalam sistem karier ASN serta melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah
Padahal, secara tegas peraturan perundang-undangan telah mengatur bahwa jabatan dalam birokrasi harus dijalankan secara profesional, transparan dan bebas dari praktik yang merugikan kepentingan publik.
Atas dasar tersebut, kami menyatakan sikap menolak keras segala bentuk praktik dobel jabatan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan menilai bahwa persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut larut tanpa kejelasan serta tindakan nyata dari pihak berwenang. Maka dengan surat ini kami akan melaksanakan aksi damai.
Demikian surat pemberitahuan aksi unjuk rasa kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. Kordum aksi Muhammad Alwi, korlap aksi Nasri Hamdani dan Jenlap Aksi Zulkarnaen.
Upaya konfirmasi kepada Muhammad Alwi, Koordinator Fordismarohil, belum berhasil dilakukan oleh berkasriau hingga berita ini diterbitkan.(Cr5)
BerkasRiau.com Kawal Riau Dengan Berita