Friday , April 19 2024
Home / Daerah / K A M P A R / Lounching Soundtrack Cinta Damai 1985 Sanggar Goebok Creative Road To Jogja

Lounching Soundtrack Cinta Damai 1985 Sanggar Goebok Creative Road To Jogja

Kampar, BerkasRiau.com – Pegelaran pentas seni dalam rangka Road to Jogja, akan dilaksanakan di Sleman City Hall Kota Sleman Provinsi Jogjakarta yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 November 2020 yang akan datang.

Salah satu Sanggar Teater yang ada di Provinsi Riau yaitu Sangar Teater Goebok Creative yang berada di Kecamatan Tapung hilir Kabupaten Kampar mendapat kesempatan untuk menampilkan kreasinya pada kegiatan pentas seni yang akan dilaksanakan di Kota Sleman Provinsi DIY.

Hal ini disampaikan pimpinan sekaligus sutradara Sanggar Teater Goebok Creative Bidayat Il Yasin pada saat pelaksanaan Lounching Soundtrack Cinta Damai 1985 Road To Jogja dilokasi Sanggar di Desa Cinta damai Kecamatan Tapung hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Rabu malam,(4/11/2020).

Tampak hadir dalam kegiatan Lounching Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli Tapung Raya (FMP-TR) Budi Kurniawan MS.SH, Pengurus Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup (LPLHI) Kampar yang diwakili Bendahara DPD Firnando Hutagaol SPt, Pimpinan Redaksi media Redaksiriau.com Nefrizal Pili, Kades Cinta damai yang diwakili Kadus III Misdi, Ketua Karang Taruna Tapung hilir Suryanto, Pemuda Buana Creative (Panativ), turut hadir juga penggiat seni se Kecamatan Tapung Raya.

Pimpinan sanggar Goebok Creative dalam sambutannya mengatakan bahwa undangan untuk melaksanakan Pentas seni di Kota Sleman Jogjakarta ini merupakan kelanjutan dari rencana pementasan seni yang tertunda dalam rangka Hari Teater Sedunia yang lalu akibat munculnya wabah Covid-19 dan Alhamdulilah pada tanggal 8 November yang akan datang Sanggar Teater Goebok Creative mendapat kesempatan lagi untuk menampilkan karya seninya kembali melalui Road To Jogja di Kota Sleman dan Dieng Kota Wonosobo pada tanggal 10 November 2020 “Ungkap Bidayat Il Yasin.

Yasin mewakili seluruh kru yang berjumlah 6 orang akan berangkat pada hari Jum’at besok dan memohon doa restunya semoga selama perjalanan PP diberi kesehatan dan keselamatan serta didalam pementasan teater dengan judul “Cinta Damai 1985” diberi kesuksesan..Aamin Yra “harapnya.

Selanjutnya Bidayat Il Yasin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam rencana Road to Jogja ini walaupun masih ada beberapa kendala financial akan tetapi kami akan tetap siap menampilkan yang terbaik di 2 lokasi acara tersebut.

Kepala Desa Cinta Damai yang diwakili Kadus III dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Bapak Kepala Desa pada acara Lounching ini dan mohon maaf kembali seandainya Pemdes Cinta damai belum bisa membantu biaya dalam rencana perjalanan pentas seninya ke Jogja karena apa yang diputuskan merupakan hak pengguna anggaran yaitu Bapak Kepala Desa “Jelas Misdi.

Sementara pada kesempatan Lounching Soundtrack Cinta Damai 1985 Road To Jogja malam ini hadir sang motivator yg juga sebagai Ketua Umum Masyarakat Peduli Tapung Raya (FMP-TR) Budi Kurniwan MS.SH yang memberikan motivasi kepada peserta yang hadir khususnya insan seni se Tapung Raya agar dapat mengembangkan seni yang ada, kami tokoh-tokoh masyarakat Se Tapung Raya akan selalu mensuport dan mendukung apapun kegiatan positif termasuk seni yang dilakukan oleh generasi-generasi muda di Tapung Raya ini “Ucap sang Motivator.

Terkhusus buat Sanggar Teater Goebok Creative yang akan berangkat untuk melaksanakan pentas seninya, kami mendoakan semoga diberi kelancaran dan kesuksesan serta berikan yang terbaik demi nama baik pelaku dan pencinta seni di Kabupaten Kampar Riau khususnya Tapung Raya”harap Budi Kurniawan.

Pada malam Lounching Soundtrack Cinta Damai 1985 Road To Jogja di Sanggar Goebok Creative selain memperkenalkan personil yang akan tampil pada pentas seni di Sleman City Hall pada tanggal 8 November 2020 yang akan datang kegiatan Lounching diisi dengan penampilan seni pembacaan puisi, stand Up comedy, dan penampilan lagu solo dari anak-anak Panativ Buana dan seniman Tapung serta dibarengi dengan penggalangan dana secara sukarela dari peserta yang hadir.***

print