Tuesday , July 16 2024
Home / Daerah / K A M P A R / Azis : Satu Rumah Satu Sarjana  

Azis : Satu Rumah Satu Sarjana  

BANGKINANG, BerkasRiau.com – Rabu (31/5), Azis Zaenal menjadi pimpinan rombongan tim 1 safari Ramadhan Pemda Kampar, Rombongan tiba pukul 17.00 di Masjid Baiturrahman Dusun Kampung Godang Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang, selain berbuka bersama masyarakat azis juga menjadi imam sholat Magrib, Isya dan Tarawih.

Dalam kesempatan tersebut Azis memperkenalkan satu persatu dari rombongan safary Ramadhan sekaligus tugas pokok dan Instansi yang dipimpin kepada jamaah masjid baiturrahman yang hadir agar lebih mengenal tugas dan fungsi OPD yang didipimpinya.

Dalam sambutanya azis menjelaskan bahwa dibawah kepemimpinannya dalam waktu 5 tahun mendatang akan menggandeng semua pihak agar berjalan bersama didalam pembangunan dan mengakui bahwa akan melakukan monitor setiap pembangunan agar merata ke seluruh daerah hingga ke pelosok desa,

“kita bangun kampar bersama-sama agar jangan ada lagi daerah yang tidak menikmati pembangunan, semua pembangunan harus merata hingga kepelosok desa”ungkap azis

Selain itu, guna menunjang pembangunan yang merata Azis juga Memperhatikan Pembangunan Sumber Daya Manusia di Kampar dengan harapan memiliki generasi yang berilmu dan profesional dalam bekerja dengan tercapainya Satu rumah satu sarjana.

 “Kita Komitmen Bangun Sumber Daya Manusia di Kampar, anak harus dididik agar menjadi manusia yang berkualitas. Jadilah profesional dan ahli dibidang nya, tuntaskan pendidikan.”ungkap azis

Azis berpesan kepada orang tua dan generasi muda agar tidak pilih-pilih dalam menggali ilmu, apapun ilmunya yang terpenting adalah mendalami dan menerapkan ilmunya sehingga menjadi seorang profesional dibidangnya.

Salahsatu yang dicontohkan Azis adalah bidang olahraga yang banyak dipandang sebelah mata oleh banyak orang namun sebenarnya profesi ini, dasar pendidikan ini apabila bener-benar diwujudkan menjadi seorang profesional maka sponsor akan berdatangan dan nilai kontrak dalam sebuah pertandingan tidak tanggung-tanggung nilainya yang bahkan tidak dapat disamakan dengan bekerja menjadi PNS seumur hidup.(hms)

print