Tuesday , November 24 2020
Home / SosDikBud / Terkait Covid-19, UN Ditiadakan dan Kelulusan Siswa Ditentukan Pihak Sekolah

Terkait Covid-19, UN Ditiadakan dan Kelulusan Siswa Ditentukan Pihak Sekolah

Kampar, BerkasRiau.com – Berkenaan mewabahnya Coronavirus Disease 19 (Covid-19), Ujian Nasional (UN) ditiadakan. Kelulusan dan kenaikan pelajar tingkat SD dan SLTP, kewenangannya berada di Kepala Sekolah (Kepsek).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar, M. Yasir, M.Pd, Kamis (26/3/2020).

Sejalan dengan semangat UU Sisdiknas adalah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan kelulusan, namun USBN membatasi penerapan hal ini. Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berbasis kompetensi perlu asesmen yang lebih holistik untuk mengukur kompetensi anak, kata Yasir.

Tahun 2020, USBN diganti dengan ujian (Asesmen) yang diselenggarakan hanya oleh sekolah. Ujian untuk menilai kompetensi siswa dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis dan/atau bentuk penilaian lain yang lebih komfrehensif seperti, portofolio dan penugasan kelompok, karya tulis dan lainnya.

“Guru dan sekolah ‘Lebih Merdeka’ dalam menilai hasil belajar siswa. Kepsek mempunyai kewenangan penuh dalam menentukan kelulusan dan kenaikan siswa, tanpa ada campur tangan pihak lain,” ujarnya.

Kriteria kelulusan dan kenaikan siswa ditentukan pihak sekolah dan nilai karakter siswa merupakan tolak ukur yang menentukan, tambahnya.

Disampaikan Yasir, jika libur sekolah diperpanjang lagi berkaitan mewabahnya Covid-19, urusan belajar mengajar dan ujian diserahkan kepada sekolah masing-masing seperti aplikasi sistim online dan untuk sekolah diluar jangkauan internet, perlakuannya diserahkan sepenuhnya kepada sekolah.

Yasir menghimbau, agar para siswa tetap belajar dirumah, mengurangi kegiatan luar rumah serta menghindari kerumunan dan perkumpulan banyak orang.

“Perbanyak olahraga, mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C dan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh,” ujarnya.

Menjaga prilaku hidup sehat, selalu cuci tangan dengan deterjen, hindari kontak langsung, pakaian yang sudah dipakai tidak digantung melainkan langsung dicuci, tambah Yasir.

“Kita berharap bencana non alam ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas seperti sedia kala,” pungkasnya. (Syailan Yusuf)

print

Check Also

Kembangkan Pariwisata, Pokdarwis Bersihkan Hutan Pinus Bukit Candika 

Kampar, BerkasRiau.com – Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bukit Cadika Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (18/1/2020) melakukan …