Thursday , September 19 2019
Home / Hukrim / Diduga Palsukan Data SKU, Kades Indra Sakti Dilaporkan Ke Kejari Kampar

Diduga Palsukan Data SKU, Kades Indra Sakti Dilaporkan Ke Kejari Kampar

TAPUNG, BerkasRiau.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM PENJARA), laporkan Kepala Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, ke Kejaksaan Negeri Kampar, Selasa (8/1/2019).

Laporan tersebut bernomor : 107/LP/DPC-LSM-PJR/KPR/1/2019, menguraikan dugaan praktik kejahatan pemalsuan data yang telah dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Indra Sakti.

Ketua Lsm Penjara Kampar, Rudi Lase, kepada media mengatakan, kuat dugaan pemalsuan data telah dilakukan oleh oknum Kepala Desa Indra Sakti kepada  5 (lima) orang warga Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir.

” Kepala Desa Indra Sakti telah menerbitkan surat keterangan usaha (SKU) kepada lima orang yang bukan warga nya. Kelima orang tersebut berkependudukan di Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir. Hasil investigasi tim di lapangan menemukan bahwa kelima warga tersebut juga tidak memiliki tanah atau pun sebidang usaha perkebunan di Desa Indra Sakti, ” ungkap nya.

Rudi menambahkan, Kepala Desa Indra Sakti menerbitkan SKU kelima warga tersebut guna melakukan Pengajuan Pinjaman Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank BRI Cabang Flamboyan Kecamatan Tapung, pada tahun 2018 lalu.

Menurutnya, penerbitan SKU kelima orang warga guna pencairan dana KUR dari Bank BRI Cabang Flamboyan,Kecamatan Tapung, sarat kejanggalan.

” Kami mengendus adanya kejanggalan pencairan dana KUR atas data SKU terhadap lima orang warga yang dilakukan oleh Tim Verifikasi Bank BRI Cabang Flamboyan Tapung. Kelima warga Koto Garo ini tidak memiliki usaha sebidang tanah perkebunan sawit di Desa Indra Sakti, bagaimana prosedur verifikasi pencairan dana KUR tersebut, ” Kata lase.

Rudi Lase berharap, laporan dugaan pemalsuan dokumen Surat Keterangan Usaha (SKU) yang dilakukan oknum Kepala Desa Indra Sakti dapat ditindak lanjuti pihak Kejari Kampar.

” Kami harap pihak Kejaksaan Negeri Kampar dapat maksimal menindaklanjuti laporan tersebut serta membongkar indikasi yang melibatkan adanya beberapa oknum yang diduga ikut terlibat dalam pengurusan SKU hingga pencairan dana KUR dari BRI Cabang Flamboyan, Kecamatan Tapung, ” harap Rudi.

print

Check Also

Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64

KAMPAR, BerkasRiau.com – Jajaran Polres Kampar menggelar Acara Syukuran dalam rangka Hari Jadi Polwan ke-71 …