Thursday , November 15 2018
Home / Advertorial / Bupati Kampar  Paparkan Potensi Perikanan di KKP dan Manfaatkan ICS untuk Mendukung Pengembangan Industri Perikanan Nasional

Bupati Kampar  Paparkan Potensi Perikanan di KKP dan Manfaatkan ICS untuk Mendukung Pengembangan Industri Perikanan Nasional

Jakarta, BerkasRiau.com – Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM memaparkan potensi perikanan Kabupaten Kampar dalam acara temu bisnis pemanfaatan Gudang Beku Terintegrasi (Integrated Cold Storage) Kabupaten Kampar dalam rangka mendukung pengembangan industri patin nasional di Kementerian Kelautan dan Perikanan  (KKP) RI, Selasa (23/10/18).

Paparan itu disampaikan oleh Bupati Kampar dihadapan sejumlah pejabat Kementerian Perikanan RI diantaranya Direktur Jendaral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Rifky Efenddi Hardijanto, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu PDSPKP Innes Rahmania, Direktur NCTA Smart Fish Indonesia Sudari, Syarif Syahrian Direktur Lembaga Pengelolaan Modal Usaha Kelautan dan Perikanan, Samiono Direktur PT Centra Pertiwi Bahari, dan sejumlah pengusaha di bidang perikanan dan kelautan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kampar Ir Usman Amin dan sejumlah pejabat dilingkungan Dinas Perikanan Kampar.

Dikatakan Bupati Azis, potensi perikanan di Kabupaten Kampar sangat tinggi yang terdiri dari usaha budidaya air tawar di kolam dan keramba, khusus potensi produksi ikan patin sangat bisa untuk dikembangkan.

Namun untuk memenuhi kebutuhan pasar dibutuhkan bibit dan pakan ikan yang baik sehingga produksi ikan yang dihasilkan bisa menembus pasar nasional dan internasional. Dari pemaparan Dirjen Perikanan ada sekitar 1,2 juta ton kekurangan pasar ekspor. “Kalau 600.000 ton bisa diusahakan oleh Kampar maka itu sangat merupakan lonjakan perekonomian yang besar bagi masyarakat,” ujar Azis.

Bupati juga mengatakan pembangunan pabrik ICS merupakan suatu anugerah bagi Kampar dan Kampar siap mendukung operosional ICS untuk pengembangan industri perikanan. “Untuk itu kami atas nama permintah Kabupaten Kampar mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kementerian Perikanan yang telah menfasilitasi dan memberikan dana untuk membangun ICS , kami akan membantu fasilitas lain, seperti jalan dan listrik untuk operasional ICS,” ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati, Kampar mempunyai kemauan yang tinggi agar produksi perikanan naik, karena dengan membangun central-central industri perikanan seperti ICS yang dapat meningkatankan perekonomian masyarakat dan mengurangi pengangguran.

“Saya mendapat informasi sekitar 100-200 orang akan direkrut untuk operasional ICS, inikan bisa mengurangi pengangguran ditambah lagi efek domino yang lain, seperti ibu-ibu rumahtangga yang bisa bekerja disekitar ICS,” ujar Bupati.

Bupati menyampaikan harapannya terkait peningkatan produksi perikanan dikampar terutama tentang ketersedia pakan ikan. Beliau mengharapakan adanya transfer ilmu tentang pembutan pakan dari para pakar-pakar pakan ikan yang ada di Kementerian Perikanan.

“Di Kampar memenag sudah ada pembuatan pakan yang diusahakan oleh kelompok-kelompok maupun perorangan namun itu belum mampu memenuhi kebutuhan lokal, dan kualitas juga belum standar, sementara untuk pasar ekspor persyaratan sangat ketat, untuk itu kami harapkan transfer teknologi sehingga pembuatan pakan bisa menghasilkan produksi ikan skala ekspor, kalau perlu ada pabriknya dikampar,” ujar Azis.

Bupati juga berharap dengan adanya ICS pertumbuhan ekomoni Kampar dapat meningkat, sekarang berada di 3 % sementara nasional 5%. “ Dengan industri kita bisa maju, kami sangat menyambut baik adanya investor dibidang perikan untuk berusah di kabupaten Kampar.

Bupati juga mengatakan bahwa pembangunan ICS sampai saat ini sudah 61, 3 persen mudah-mudahan pada tanggal 8 Desember nanti sudah selesai dan diresimkan oleh Kementerian Perikanan.

Pada acara temu bisnis juga hadir sebagai pembicara Dirjen PDSPKP Rifky Efenddi Hardijanto yang berbicara tentang kebijakan pengembangan industri pengolahan ikan patin nasional. Kemudian juga pemaparan dan dukungan Ditjen Perikanan Budidaya dalam penyediaan benih, pakan dan teknologi budidaya perikanan di Kampar. Dukungan pembiayaan usaha patin oleh Syarief Syahrial Direktur Pengelolaan Modal Usaha Kelautan dan Perikanan. Serta pemaparan dari perusahan yang bergerak dibidang perikanan NCTA Smart Fish Indonesia UNIDO dan Direktur PT Central Pertiwi Bahari.

Diakhir acara dilanjutkan dengan penandatangan nota kesepahaman dalam rangka kesediaan suplay bahan baku ikan patin ke gedung beku terintegrasi, antara Asosiasi Pembudidayaan Ikan Patin dan Dinas Perikanan Kabupaetn Kampar. Penyerahan simbolis proposal dari BPR kepada LPMUKP perihal penyediaan bantuan modal bagi pembudidayaan ikan. (adv).

print

Check Also

Pemkab Rohil Laksanakan Rapat Finalisasi Persiapan Bakar Tongkang 2018

ROHIL, BerkasRiau.com – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Rokan Hilir (Rohil) laksanakan rapat finalisasi persiapan Bakar Tongkang Tahun 2018 …