Thursday , September 20 2018
Home / Hukrim / Begini Klarifikasi SPBU Sumber Sari Atas Penjualan BBM Bersubsidi

Begini Klarifikasi SPBU Sumber Sari Atas Penjualan BBM Bersubsidi

* Klarifikasi Dari SPBU Sumber Sari Akui Pungutan Biaya Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Jeregen.Ā 

TAPUNG HULU,Ā BerkasRiau.comĀ – Manajer SPBU Desa Sumber Sari, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, akui pungutan biaya pengisian bahan bakar minyak bersubsidi dari pelanggan yang menggunakan jeregen.

Hal itu dikatakan Jasmadi, Manajer SPBU, kepada awak media, Sabtu (21/4/2018) saat menyampaikan klarifikasi secara lisan atas pemberitaan media online yang merilis penjualan BBM bersubsidi tersebut.

Menurut Jasmadi, penjualan BBM bersubsidi kepada pelanggan menggunakan jeregen telah dilengkapi data surat rekomendasi dari empat Desa di wilayah Kecamatan Tapung Hulu.

Ditambahkannya, ke empat Desa tersebut antara lain :

1. Desa Sumber Sari.Ā 2. Desa Sukaramai.Ā 3. Desa Kusau Makmur.Ā 4. Desa Sinamanenek .

Dijelaskannya, pengisian bahan bakar minyak bersubsidi menggunakan jeregen, dikenakan biaya sebesar RpĀ 8000-10.000Ā Rupiah/jeregen setiap melakukan pengisian.

” kita melayani pembelian premiun dan solar dari pelanggan menggunakan jeregen, biaya pengisian ke jeregen atas kesepakatan bersama, dan tidak dipatok besaran rupiahnya, biaya isi jeregen berkaisar Rp 8000. Adapun pungutan pengisian jeregen sebesar RpĀ 10.000Ā atas kesepakatan bersama, dan tidak semuanya dikenakan, hanya bagi pelanggan yang mau saja” paparnya.

Ditambahkan Jasmadi, pihaknya menolak pengisian premium kepada pengendara bertujuan untuk menutup target penjualan bahan bakar minyak pertalite.

Penolakan pengisian premium dilakukan pihaknya dengan menyatakan SPBU kehabisan premium dan menawarkan pertalite.

Pemberitaan sebelumnya, pembelian bahan bakar minyak bersubsidi (BBM) solar dan premium di SPBU ber nomorĀ 14.284.135Ā Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, melayani pengisian jeregen sebanyak kuota yang diinginkan pembeli.

Hal ini dikatakan Manager SPBU Desa Sumber Sari, Jasmadi, kepada awak media, Jumat (6/4/2018).

Menurut Jasmadi, pembeli bbm bersubsidi menggunakan jeregen di SPBU tersebut, dilayani sesuai jumlah kuota yang diinginkan pembeli.

Ditambahkannya, pembelian bbm bersubsidi tersebut sudah dibubuhi izin oleh Kepala Desa dan Camat Tapung Hulu. Lebih jauh dikatakan Jasmadi, awak media tidak berhak melakukan tugas profesinya atas legalitas perizinan yang ia maksud.

Ditegaskan Jasmadi, pihaknya mempersilahkan awak media menggandeng Kepolisian melakukan pemeriksaan izin penjualan BBM bersubsidi yang menggunakan jeregen dalam jumlah kuota sesuai keingin pembeli.

(*)

print

Check Also

Kejari Kampar Periksa 5 Orang Terkait Dana Desa, Termasuk Ilyas Sayang Ā 

KAMPAR,Ā BerkasRiau.comĀ – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar memanggil 5 orang untuk diperiksa menyangkut dugaan penyimpangan pemakaian Dana …