Tuesday , May 17 2022
Home / Daerah / K A M P A R / Akibat Banjir, 2 Ekor Gajah di Kampar Mengungsi

Akibat Banjir, 2 Ekor Gajah di Kampar Mengungsi

PEKANBARU, BerkasRiau.com – Banjir yang melanda Kabupaten Kampar, Riau tak hanya berdampak pada manusia saja. Dua ekor gajah yang berada di kawasan konservasi Buluh Cina, Kabupaten Kampar pun harus ikut mengungsi akibat banjir.

“Dua ekor gajah telah kita relokasi ke tempat yang lebih tinggi tidak jauh dari kawasan konservasi,” kata Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Mulyo Hutomo kepada Antara di Pekanbaru, Jumat (10/3/2017).

Mulyo menuturkan kedua ekor gajah jinak itu sebelumnya berada di kawasan Konservasi Buluh Cina. Dimana kawasan tersebut, baru-baru ini ditetapkan sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan atau “Eco Tourism”.

Namun, beberapa hari terakhir kawasan wisata itu terendam banjir akibat meluapnya debit Sungai Kampar.

Ia menjelaskan sebelum menempatkan gajah ke kawasan wisata tersebut, pihaknya telah melakukan survei terlebih dahulu.

“Kita telah petakan dan perkirakan di mana lokasi rawan banjir dan di mana kira-kira tempat lebih tinggi sehingga aman dari banjir,” jelasnya.

Untuk itu, ketika banjir dengan ketinggian sekitar 60 centimeter datang, pengelola resor wisata Buluh Cina memindahkan ke tempat lebih tinggi, tidak jauh dari lokasi pertama.

“Ada perbukitan di sekitar kawasan itu, dan kita telah pindahkan ke sana,” ujarnya.

Lebih jauh, ia memastikan saat ini kondisi gajah dalam keadaan sehat. Begitu juga dengan pasokan pakan kedua gajah dewasa itu.

“Tidak ada masalah dengan makanan gajah karena kita telah menyiapkan jauh hari,” tuturnya.

Terkait kemungkinan adanya potensi banjir lebih besar menyusul debit air di hulu masih cukup tinggi, ia mengatakan telah mengambil sejumlah langkah antisipasi.

“Salah satunya kami terus berkoordinasi dengan pengelola waduk PLTA Koto Panjang,” jelasnya.

Sejumlah kecamatan di kabupaten Kampar dilanda banjir dalam beberapa hari terakhir. Banjir dilaporkan merendam puluhan desa di sejumlah kecamatan akibat meluapnya debit Sungai Kampar pasca dibukanya waduk PLTA Koto Panjang. [beritariau.com].

Editor: Defrizal

print

Check Also

LAMR Kampar Awali Safari Ramadhan Pertama di Kecamatan XIII Koto Kampar

Kampar, BerkasRiau.com – Ketua Lembaga Adat Melayu Riau ( LAMR ) Kampar Dr. KH. Muhammad …